Vianews, 9 Oktober 2025. Dinas pendidikan telah menetapkan kepada Siswa tingkat SMA dan SMK massa belajar adalah selama 5 hari yaitu mulai dari hari senin sampai jumat. Hal ini dirancang karena untuk memaksimalkan waktu berkualitas bagi keluarga, meningkatkan pengawasan orang tua, dan memperkuat karakter siswa, serta mengurangi potensi kenakalan remaja seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba. Dengan waktu libur yang lebih panjang, siswa diharapkan dapat menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga, mengikuti kegiatan sosial, keagamaan, atau ekstrakurikuler, dan guru memiliki waktu yang cukup untuk persiapan pelajaran serta pemulihan.

- Sistem sekolah 5 hari memiliki beberapa manfaat yang signifikan untuk siswa, guru, dan bahkan masyarakat secara keseluruhan. Manfaat yang didapat dari 5 hari hari ini adalah Meningkatkan Keseimbangan Kehidupan. Dengan akhir pekan yang lebih panjang, siswa memiliki waktu lebih untuk mengejar kegiatan ekstrakurikuler, hobi, dan berkumpul dengan keluarga. Ini membantu menciptakan keseimbangan yang lebih baik antara pendidikan dan kehidupan pribadi.
- Meningkatkan Konsentrasi. Dengan jadwal yang lebih padat dalam 5 hari, siswa dapat lebih fokus pada pembelajaran. Mereka memiliki lebih sedikit jeda dalam minggu untuk mengalihkan perhatian mereka dari tugas sekolah.
- Penyelarasan dengan Jadwal Kerja Orang Tua Sistem sekolah 5 hari yang umumnya berjalan sepanjang hari sesuai dengan jadwal kerja orang tua. Ini dapat mempermudah orang tua dalam mengatur jadwal mereka dan menjemput anak-anak mereka dari sekolah.
- Fleksibilitas dalam Program Ekstrakurikuler. Sistem sekolah 5 hari memberikan lebih banyak fleksibilitas dalam menyelenggarakan program ekstrakurikuler dan kegiatan di sekolah. Siswa memiliki lebih banyak waktu untuk mengikuti kegiatan di luar jam pelajaran.
- Kepuasan Guru yang Lebih Tinggi. Guru juga mendapatkan manfaat dari sistem sekolah 5 hari. Mereka memiliki lebih banyak waktu untuk persiapan pelajaran, pertemuan staf, dan pengembangan profesional. Hal ini dapat meningkatkan kepuasan guru dan kualitas pengajaran.
Sekolah tingkat SMA dan SMK yang berada di medan dan SUMUT bervariasi dalam memanfaatkan hari sabtu untuk siswa dan sekolah. Ada yang memanfaatkan hari sabtu sebagai hari libur dengan tujuan untuk memberi ruang istirahat yang cukup kepada siswa dan guru sehingga dapat meningkatkan kosentrasi murid dan guru dalam proses belajar mengajar dan meliburkan siswa ini juga bertujuan agar para orangtua dapat melihat perkembangan anaknya. Dibeberapa sekolah tertentu memanfaatkan hari sabtu sebagai pengembangan bakat siswa.
Sinar Husni di tingkat SMK yang terletak di jalan Jl. Veteran Gg. Utama Pasar. V Helvetia Labuhan Deli Sumatera utara memanfaatkan hari Sabtu sebagai ruang kepada siswanya untuk berkreasti dalam ekstrakurikuler seperti bermain musik, menari, main drama ataupun berolahraga. Ruang ekstrakurikuler tersebut di support oleh yayasan SInar Husni kepada siswanya sehingga dengan leluasa anak muridnya untuk bekarya. Dikala hari sabtu tiba, anak murid tingkat SMK TR dan BM berkumpul di halaman sekolah sembari melihat kawan mereka tampil menyanyi, menari ataupun unplug.
Yayasan Sinar Husni menjadikan hari sabtu sebagai Rutinitas ekstrakurikuler kepada siswa tingkat SMA dan SMK, yang hasil akhir dari penampilan ekstrakurikuler tersebut adalah para siswanya bisa mengembangkan bakat yang ada pada dirinya dan berani tampil dengan membawa harum nama Siswa itu sendiri serta sekolah. Vianews/CMTH






