• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Thursday, January 1, 2026
  • Login
Vianews.id
  • HOME
  • BISNIS
  • FOTO
  • BUDAYA
  • PERISTIWA
  • OLAH RAGA
  • WISATA
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • BISNIS
  • FOTO
  • BUDAYA
  • PERISTIWA
  • OLAH RAGA
  • WISATA
  • RAGAM
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Vianews.id
No Result
View All Result

Melangkah bersama dengan Harita Nickel untuk Keberlanjutan bersama

admin vianews by admin vianews
September 25, 2025
in BISNIS, FOTO, LINGKUNGAN, PERISTIWA, RAGAM
0

Vianews.com, Medan, 25 September 2025. Produk Nikel yang sering kita jumpai di meja makan yaitu sendok dan garpu. Nikel bisa menciptakan logam menjadi stainstell sehingga logam tersebut tahan karat, awet dan juga bersih. Penggunaan nikel terus berkembang kegunaannya sampai saat ini logam nikel sangat dibutuhkan sebagai penyimpan energi, yang hilirasasi nikel tersebut bisa menciptakan bateray, dan kemudian baterai banyak kita jumpai di penggunaan untuk Handphone, mobil listrik sampai juga bateray alat rumah tangga yang lainnya. Kegiatan pertambangan nikel tengah berkembang seiring dengan peningkatan kebutuhan dunia akan baterai kendaraan listrik dan baja anti karat.

Foto Landscape Kawasan Industri OBI by CMTH

Nikel merupakan komponen penting dalam pembuatan baterai ion litium yang digunakan dalam mobil listrik dan perangkat elektronik. Mineral ini mampu menyimpan lebih banyak energi dalam ukuran yang lebih kompak, memungkinkan kendaraan listrik memiliki daya tahan lama dengan satu kali pengisian baterai. Karena sifat nikel yang tahan terhadap korosi, suhu tinggi, dan karat, nikel juga jamak digunakan sebagai pelapis baja dalam industri konstruksi, otomotif, peralatan rumah tangga, serta makanan dan minuman.

Foto Pemurnian Biji nikel by CMTH

Pulau Obi terletak di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Jaraknya sekitar 240 kilometer garis lurus di selatan Ternate. Dari Labuha, ibu kota Halmahera Selatan di Pulau Bacan, jaraknya lebih kurang 100 kilometer. Satu-satunya akses ke pulau itu hanya melalui transportasi laut. Rute penerbangan komersial cuma sampai di Labuha. Mata pencaharian masyarakat di pulau Obi sebelumnya adalah Nelayan. Kebutuhan hidup dipulau ini terbilang mahal dikarenakan distribusi logistik bahan pangan terkendala dengan biaya transportasi. Mata pencahariannya masyarakat pulau OBI ini sebelumnya adalah Nelayan.

Semenjak ditemukannya Nikel di pulau Obi ini, perusahaan Harita Nikel sebagai Pioner untuk mengekstrasi nikel. PT Trimegah Bangun Persada (PT TBP) bagian dari  Harita Group  mengelola kompleks pertambangan dan peleburan berskala besar di sekitar Kawasi. Fasilitas ini memasok nikel untuk baterai kendaraan listrik yang dipasarkan ke Eropa, Cina, dan Amerika Serikat. Penjualan kendaraan listrik yang terus meningkat setiap tahunnya, mencerminkan melonjaknya permintaan akan mineral penting seperti nikel, yang digunakan dalam Baterai. Di Situasi demikian Harita memperluas operasinya di sekitar Kawasi dengan bermitra bersama perusahaan logam raksasa asal Cina, Lygend, untuk membangun pabrik High Pressure Acid Leaching (HPAL) pertama di Indonesia, sebuah fasilitas yang memungkinkan pengolahan nikel berkadar rendah menjadi bahan baku baterai kendaraan listrik.

Harita memanfaatkan teknologi mutakhir untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi limbah. Setelah mengoperasikan smelter Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF), perusahaan membangun fasilitas High Pressure Acid Leaching (HPAL) pertama di Indonesia. Fasilitas ini mengolah limonit—bijih nikel kadar rendah yang dulu dibuang menjadi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), bahan baku utama baterai kendaraan listrik. Dulu limonit dianggap limbah. Sekarang jadi emas baru.

Tak dipungkiri setiap kegiatan penambangan akan membawa perubahan di ekosistem dan akan merusak keragaman hayati di lokasi tambang tersebut. Kegiatan penambangan juga bisa merusak penggunaan air di wilayah tersebut.  Di sinilah PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel) membentangkan ambisi besar menambang tanpa merusak. Bukan sekadar jargon, tetapi ikhtiar serius menuju pertambangan masa depan yang ramah lingkungan dan berpihak pada masyarakat.

Beberapa upaya untuk memperbaiki ekosistem dan keragaman hayati di pulau obi ini yaitu

  1. Reklamasi Pasca Tambang

Harita fokus pada pemulihan lingkungan dengan cara mereklamasi 231 hektare lahan bekas tambang dengan jenis pohon lokal seperti kayu putih dan cemara laut. Dana reklamasi mencapai Rp 250 juta per hektare, dikelola lewat Loji Central Nursery. Penanaman kembali pohon disekitar tambang ini  juga diperhatikan pertumbuhannya mulai dari panjang pohon, diameter batang, Jenis Vegetasi rumput liar yang tumbuh, dan juga masuknya hewan lain untuk mendiami daerah reklamasi.

Foto Monitoring Vegetasi di daerah Reklamasi oleh CMTH

Kegiatan reklamasi ini mendapat sambutan positif di alam sekitarnya. Ini dilihat beberapa burung seperti elang, jenis burung lainnya mau mendiami areal tambang.

  1. Menjaga kemurnian mata air di pulau OBI dan Danau Karo.

  1. Relokasi warga

Di Desa Kawasi, Harita bekerja sama dengan pemerintah daerah merancang pemindahan warga ke Kawasi Baru secara humanis dan partisipatif. Warga dilibatkan sejak awal, bukan hanya dikasih rumah jadi. Mereka ikut dalam perencanaan. Permukiman baru itu berdiri di atas tanah seluas 100 hektare dengan fasilitas lengkap: rumah layak, listrik 24 jam, sanitasi, dan rumah ibadah. Pindah kampung bukan hanya soal mengganti tempat tinggal, tapi juga menata hidup baru yang lebih aman dan bermartabat. Relokasi warga dari Kawasi Lama adalah kisah tentang harapan baru.

default
  1. Kemandirian Pangan

Saat ini Harita Nikel mengembangkan pertanian Holtikultura dengan menggunakan bahan tanam dari slag abu dan Hidroponik.  Jenis tanaman yang dikembangkan adalah Pisang, sawi, dan beberapa jenis sayuran. Memberdayakan petani lokal melalui pembinaan, edukasi, dan bantuan fasilitasi seperti greenhouse, sehingga para petani mampu meningkatkan produksi dan pendapatan mereka, bahkan memasok bahan pangan ke puluhan ribu pekerja tambang di wilayah tersebut.

5. Pengelolaan air terpadu Harita Nickel dirancang untuk mengendalikan limpasan dan menjaga kualitas lingkungan secara berkelanjutan. Saluran drainase dilengkapi dengan drop structure yang berfungsi memperlambat laju aliran air, mencegah erosi, serta memastikan air limpasan melalui pengendapan sebelum dialirkan ke kolam sedimentasi. Kolam sedimentasi (IPAL) memainkan peran penting dalam mengendapkan guna menjaga kualitas air di hilir dan juga air yang mengalir ke laut.

default

Harita ikut mengubah wajah ekonomi Halmahera Selatan. Kontribusi Harita untuk negeri itu berupa :

  1. Menyerap tenaga lokal sebagai karyawan di kawasan industri obi. Penyerapan tenaga lokal ini juga dibarengi pemberian peningkatan ketrampilan dan kompetensi SDM Lokal. Keberadaan tambang ini telah membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Maluku Utara. Tak h hanya itu, Harita Nickel juga berdampak bagi lima kecamatan dan 34 desa yang berada di Pulau Obi, Halmera Selatan, dalam program pemberdayaan masyarakat
  2. Harita Nickel secara konsisten menerapkan ekonomi sirkular dengan mengolah produk sampingan pemurnian. Produk sampingan pemurnian feronikel, seperti terak dan abu terbang dari pembangkit listrik, didaur ulang sebagai bahan konstruksi untuk batako, gorong-gorong kotak, dan beton pemecah gelombang. Beberapa batako digunakan untuk membangun rumah di permukiman baru Desa Kawasi. Tailing dari HPAL dinetralkan dan digunakan untuk menimbun kembali lubang bekas tambang di Fasilitas Tailing Dry Stack (DSTF), sesuai dengan persyaratan peraturan.
  3. Membuat Green House. Memulai tanaman vegetasi sayur-sayuran dan holtikultura di lahan Green House Hidroponik dan lahan Nursery sebagai salah satu usaha menjaga ketahanan pangan di kawasan Industri OBI dan kedepannya menjadi ketahanan pangan untuk masyarakat Pulau OBI

  1. Harita Nickel juga memberdayakan masyarakat lokal melalui dukungan UMKM, yang menguntungkan nelayan dan petani lokal. Produk UMKM sebagai binaa
  • Syrup pala
  • Obi Snack: Mengolah makanan ringan.
  • Hop Mart: Sebuah minimarket.
  • Nyala Cafe & Prosa Cafe: Usaha di bidang kuliner (makanan dan minuman).
  • Promama: Mengolah produk dari virgin coconut oil (VCO) dan minyak kelapa.
  • Horiwo Kawasi: Memproduksi keripik pisang.
  • Propala: Mengolah buah pala menjadi makanan ringan.

  1. Membangun gerai-gerai UMKM untuk warga yang ingin membuka usahanya
  2. Menyerap hasil tangkapan nelayan Pulau OBI untuk kebutuhan pemasok makanan untuk Kawasan Industri OBI
  3. Inovasi hilirasasi nikel yaitu Batako sebagai pengganti batubata. Ketahanan Batako yang berasal dari slag nikel lebih kuat daripada batako. Penggunaan batako ini sudah dibuktikan dengan pembangunan kawasan perumahan, gerai toko, infrastruktur pendidikan, dan lantai halaman semuanya menggunakan batako yang diproduksi oleh Harita Nikel
  4. Membangun infrastruktur kesehatan dan layanan kesehatan bagi masyarakat OBI. Layanan kesehatan itu berupa fasilitas dokter, obat-obatan sampai dengan Cek USG gratis bagi masyarakat Pulau OBI.
  5. Perputaran ekonomi yang cepat

Dibeberapa tempat kawasan industri OBI ditemukan geray ATM. Geray ATM ini banyak digunakan para karyawan industri Obi yang memerlukan duit cash untuk membeli perlengkapan kebutuhan mereka. Adanya geray ATM ini merupakan indikasi adanya perputaran ekonomi yang cepat didaerah tersebut.

  1. Memperbaiki layanan kesehatan dan meningkatkan pendapatan Desa Soligi.

Harita nickel melakukan Pembangunan infrastruktur dan layanan medis untuk masyarakat Desa Soligi. Layanan kesehatan yang diberikan seperti cek medis ibu BUMIL, Hipertensi, Kolesterol, Vaksinasi, dan penyakit umum lainnya yang masih bisa diatasi di tempat layanan medis Desa Soligi. Selain itu harita nikel mempercepat perputaran ekonomi para nelayan dengan cara hasil tangkapan nelayan dipergunakan untuk kebutuhan gizi bagi karyawan Harita Nikel. Desa Soligi menjadi salah satu lokasi pemasok ikan segar yang dimakan oleh karyawan Harita Nickel. Dalam satu hari, nelayan dapat membawa hasil tangkap ikan yang beragam sebanyak 50-60 kg per perahu.

Harita nikel punya pilar didalam program TPR atau CSR berdasarikan regulasi dari pemerintah yaitu :

  1. Pendidikan
  2. Kesehatan
  3. Pengembangan ekonomi
  4. Sosial keagamaan
  5. Pengembangan infrastruktur

 

Langkah ini menempatkan Harita sebagai pionir transparansi di industri tambang nasional. Dengan mengajukan diri untuk diaudit terhadap standar paling ketat di dunia, Harita Nickel menjadi contoh transparansi operasional tambang yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia. Sertifikasi IRMA bukan hanya soal reputasi. Ia adalah syarat masuk ke pasar nikel global yang makin selektif. Pabrikan mobil listrik seperti Ford dan BMW kini mensyaratkan nikel yang dipasok harus berkelanjutan dan dapat ditelusuri asal-usulnya.

Pulau Obi adalah sebuah pulau yang menyimpan kekayaan sumber daya alam nikel di Halmahera Selatan, Maluku Utara. Bijih nikel ditambang dan diproses secara terintegrasi berkelanjutan di bawah perusahaan Harita Nickel. Vianews/CMTH

admin vianews

admin vianews

Next Post

HUT TNI 80 Menghiasi Kota Medan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hujan Deras Di Medan, Jalanan dan  Ratusan Rumah Terendam

Hujan Deras Di Medan, Jalanan dan Ratusan Rumah Terendam

October 12, 2025

Hari sabtu untuk membangun kreativitas siswa di SMK TR dan BM Sinar Husni

October 9, 2025

HUT TNI 80 Menghiasi Kota Medan

October 5, 2025

Melangkah bersama dengan Harita Nickel untuk Keberlanjutan bersama

September 25, 2025

Recommended

Hujan Deras Di Medan, Jalanan dan  Ratusan Rumah Terendam

Hujan Deras Di Medan, Jalanan dan Ratusan Rumah Terendam

October 12, 2025

Hari sabtu untuk membangun kreativitas siswa di SMK TR dan BM Sinar Husni

October 9, 2025

HUT TNI 80 Menghiasi Kota Medan

October 5, 2025

Melangkah bersama dengan Harita Nickel untuk Keberlanjutan bersama

September 25, 2025
Vianews.id

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • BISNIS
  • FOTO
  • BUDAYA
  • PERISTIWA
  • OLAH RAGA
  • WISATA
  • RAGAM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In